Anak Muda Rentan Alami Duck Syndrome, Ini Pemicunya Menurut Psikiater
Duck Syndrome adalah kondisi psikologis yang sering dialami oleh anak muda, di mana seseorang tampak tenang di luar, namun sebenarnya sedang berjuang keras secara emosional dan psikis.
Apa Itu Duck Syndrome?
Istilah Duck Syndrome berasal dari analogi seekor bebek yang terlihat tenang mengapung di atas air, meskipun kaki-kakinya mengayuh cepat di bawah permukaan untuk menjaga keseimbangan. Begitu juga dengan orang yang mengalami Duck Syndrome—mereka tampak tenang di luar, namun sebenarnya sedang menghadapi banyak kesulitan di dalam diri mereka.

Penyebab Duck Syndrome pada Anak Muda
Duck Syndrome seringkali dipicu oleh tekanan lingkungan, seperti tuntutan akademis, pekerjaan, dan harapan sosial dari keluarga atau teman-teman. Semua ini dapat menyebabkan kecemasan, depresi, dan kebingungan dalam hidup, terutama pada kalangan muda.
Prof. Rose Mini Agoes Salim, Guru Besar Psikologi di Universitas Indonesia, menjelaskan bahwa banyak anak muda yang mengalami Duck Syndrome karena mereka tidak memahami batasan diri mereka. Mereka sering bekerja melebihi kapasitas dan kesulitan dalam mengatur waktu serta fokus.
Tanda-Tanda Duck Syndrome
Beberapa tanda seseorang mengalami Duck Syndrome antara lain:
-
Tampak sangat tenang di luar, meskipun merasa tertekan di dalam
-
Kesulitan dalam mengatur waktu dan prioritas
-
Merasa cemas atau khawatir, tetapi tidak mengungkapkannya kepada orang lain
-
Sering merasa terbebani oleh tuntutan hidup yang tinggi
Cara Mengatasi Duck Syndrome Menurut Psikiater
Untuk menghindari dampak jangka panjang, Prof. Rose menyarankan anak muda untuk mengenali diri mereka dengan lebih baik. Hal ini meliputi mengembangkan rasa percaya diri, serta kemampuan dalam manajemen waktu dan fokus.
“Setiap orang memiliki cara berbeda untuk mengatasi stres. Bagi sebagian orang, olahraga bisa membantu mengurangi stres, sementara bagi yang lain, aktivitas fisik justru bisa menambah beban mental. Oleh karena itu, penting untuk menemukan cara yang sesuai dengan diri kita masing-masing,” ujar Prof. Rose.
Kesimpulan
Jika Anda merasa tertekan atau mengalami gejala Duck Syndrome, sangat penting untuk mencari dukungan dari seorang profesional untuk membantu mengelola stres Anda. Menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan juga sangat penting untuk kesehatan mental.
Baca Juga : Spanyol Gagalkan Kontrak Israel